Civitas Yayasan Miraj Mulia bertempat di Jl. Harapan Jaya, Pada Hari Minggu (01/10/2023) Pukul 09:00 WIB, Memperingati dan Memeriahkan Maulid Nabi SAW 1445 Hijriah dengan penuh semangat dan kegembiraan.
Dengan tema maulid nabi tahun ini yaitu “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW Sebagai Landasan Meraih Prestasi dan Menjadi Generasi Muda Islami”
Acara tersebut juga diisi dengan serangkaian penampilan dari adik adik binaan yayasan miraj mulia, yang dibuka dengan pembacaan Ayat Suci Alquran oleh ananda Aulia, dan diikuti oleh beberapa penampilan seperti Seni drama, Angklung, Tari piring, dan Hadroh
Seni Drama Seni AngklungSeni Tari Piring dari Sumatra Baratseni Hadroh
Sementara itu, ust H. Qopal Syaihudin (Penceramah) menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya dijadikan momentum untuk saling bersilahturrahmi dan mempelajari budi pekerti dan perilaku Rasulullah dengan penuh ketakwaan.
setelah apa yang disampaikan oleh ust. Qopal, acara selanjutnya yaitu pembagian cenderamata dan Santunan kepada Adik adik binaan yayasan Oleh tokoh masyarakat dan donatur Yayasan Miraj Mulia yang turut hadir dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Pembina Yayasan (Bp Parichin S.pd.I) Kepada Lurah Harapan Jaya (Bp. R.Ika Sudarmika SE)Pengawas Yayasan (Bp Moh Nur faqih S.pd.i) kepada Donatur Yayasan (Ibu Endang Pratiwi)Pemberian Santunan kepada adik adik Yatim
dan yang terakhir yaitu sebuah kata kata testimoni dari Lurah Harapan Jaya untuk yayasan miraj mulia sebagai wujud rasa terima kasih beliau kepada yayasan atas partisipasinya untuk masyarakat yang kurang lebih beliau sampaikan bahwa “Selama ini bukan hanya persiapan hari ini saja memang kami dari Kelurahan sudah sangat bekerja sama dengan Yayasan Miraj Mulia karena apa? kebetulan yayasan miraj mulia ini pro aktif kepada kami dengan berbagai macam program yang memang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, jadi kehadirannya ini bagi saya selaku kepala kelurahan itu sangat membantu saya dari kegiatan sosialnya jadi saya sangat bangga dengan yayasan miraj mulia, semoga kedepannya saya sangat berharap ada peningkatan kerjasama ada peningkatan komunikasi koordinasi dan nanti juga akan saya bantu untuk memberikan hak hak kepada mereka yang berhak mendapatkannya dan saya berharap mudah-mudahan dari yayasan miraj mulia ini semakin banyak yang peduli dari donatur donaturnya yang demawan dan insha Allah saya akan ikut berpartisipasi didalamnya juga”
Terimakasih kepada semua pihak yang terlibat, semoga dengan adanya setiap program yang dijalankan oleh yayasan miraj mulia dapat selalu berguna dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat sekitar. aamin ya rabbal alamiin.
Isra Mi’raj adalah dua perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam waktu satu malam. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam. Sebab, pada peristiwa ini Nabi Muhammad SAW mendapat perintah untuk menunaikan Shalat lima waktu sehari semalam.
Isra Mi’raj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah, sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Menurut al-Maududi dan mayoritas ulama, Isra Mi’raj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M. Menurut al-Allamah al-Manshurfuri, Isra Mi’raj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian.
Isra’ Mi’raj merupakan perjalanan suci, dan bukan sekadar perjalanan “wisata” biasa bagi Rasul. Peristiwa ini menjadi perjalanan bersejarah sekaligus titik balik dari kebangkitan dakwah Rasulullah SAW.
Jika perjalanan hijrah dari Mekah ke Madinah pada 662 M menjadi permulaan dari sejarah kaum Muslimin, atau perjalanan Haji Wada yang menandai penguasaan kaum Muslimin atas kota suci Mekah, maka Isra Mi’raj menjadi puncak perjalanan seorang hamba (al-abd) menuju sang pencipta (al-Khalik). Isra Mi’raj adalah perjalanan menuju kesempurnaan ruhani (insan kamil). Sehingga, perjalanan ini menurut para sufi, adalah perjalanan meninggalkan bumi yang rendah menuju langit yang tinggi.
Peristiwa Isra Mi’raj terbagi dalam dua peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad SAW “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini, Nabi mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan Shalat lima waktu.
Sebagai Peringatan atas peristiwa penting ini, Lembaga Kesejahteraan Sosial Miraj Mulia Mengadakan sebuah acara Isra Miraj ditengah tengah masyarakat untuk membantu sekitar sekaligus mengingatkan Kembali tentang betapa pentingnya peristiwa ini dalam sejarah Islam, dengan Mengutip ayat Al Quran Surat An nisa : 9, yang artinya “Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar”
Oleh karena itu, Miraj Mulia Mengambil sebuah tema dengan judul “ Dengan Meneladani Sifat Rasulullah SAW kita wujudkan generasi yang Berakhlaqul Karimah dan taat beribadah kepada Allah SWT” Dan dengan Terselenggarakannya acara Isra Miraj ini, Kami berharap dapat menjadi motivasi bagi generasi Muda agar tumbuh menjadi generasi yang kuat, sehat, kreatif, berakhlakul Karimah serta selalu taat beribadah kepada Allah SWT.
Foto bersama pengurus Yayasan dengan aparat lingkungan Harapan JayaSambutan Lurah Harapan Jaya Bapak Raden Ika Sudarmika, S.ESambutan BABINSA Harapan Jaya Bapak Sertu SunardiSambutan Pengawas Yayasan Miraj Mulia Adv. Samidi, SH.MHPenampilan nari dari Adik adik Yatama BinaanPenampilan Teater Drama Pengembala biri biri oleh binaan YatamaTausyah Isra Miraj Oleh Ust H.Saihudin Qopal
Tamu undangan dari sesepuh dan tokoh masyarakat wilayah Harapan Jaya, khusu mendengarkan tausyah
Pemberian Santunan oleh perwakilan donatur yayasan Miraj Mulia (Ibu Endang)
Pemberian Cindera Mata kepada Bapak Mustatir sebagai penghargaan dari Yayasan Miraj Mulia yang selalu mendukung kegiatan kegiatan Yayasan
Simbolis Pemberian Santunan dan Paket sembako kepada Yatama Binaan
Sholat Berjamaah dengan Adik adik binaan di Yayasan Miraj Mulia
Bulan Rajab diyakini sebagai bulan yang sakral dan penuh keistimewaan. Rajab adalah satu dari 4 bulan haram yang dimuliakan Allah SWT. Pada bulan Rajab dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amalan baik. Bulan Rajab yang mendekati bulan Ramadan juga menjadi bulan untuk mempersiapkan bulan suci Ramadan. Selain penuh keberkahan, bulan Rajab juga dikenal sebagai bulan terjadinya peristiwa penting dalam Islam. Di bulan ini, Rasulullah untuk pertama kalinya mendapat perintah untuk menegakkan salat 5 waktu. Lalu pada kesempatan ini, insyaallah akan sedikit kami kupas mengenai kemuliaan dan keistimewaan bulan Rajab.
AMALAN SUNAH DIBULAN RAJAB Bulan Rajab bisa menjadi momen terbaik untuk mempersiapkan diri kita dalam menyambut bulan Ramadhan, karena hanya berjarak sekitar dua bulan sebelum Ramadhan. Namun, tidak terdapat riwayat shahih yang bisa dijadikan dasar tentang keutamaan bulan Rajab, baik puasa sebulan penuh atau puasa di tanggal tertentu di bulan Rajab maupun melaksanakan shalat tahajud di malam-malam tertentu. Mayoritas ulama menjelaskan bahwa hadits yang menyebutkan amalan di bulan Rajab adalah hadits bathil dan tertolak (Imam Abu Ismail Al Harawi dalam Tabyinul Ujub bimaa warada fii Fadli Rajab). Imam Ibnu Rajab menegaskan bahwa tidak ada satupun hadits shahih dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang keutamaan puasa bulan Rajab secara khusus. Hanya terdapat riwayat dari Abu Qilabah, bahwa beliau mengatakan: “Di surga terdapat istana untuk orang yang rajin berpuasa di bulan Rajab.” Namun perlu kita ingat, riwayat bukanlah suatu hadits. Imam Al Baihaqi mengomentari keterangan Abu Qilabah: “Abu Qilabah termasuk Tabi’in senior, beliau tidak menyampaikan riwayat itu selain hanya kabar tanpa sanad.” (Lathaiful Ma’arif, hal. 213) Terkait masalah shalat tertentu di bulan Rajab, Imam Ibnu Rajab mengatakan: “Tidak terdapat dalil yang shahih, yang menyebutkan adanya anjuran shalat tertentu di bulan Rajab. Adapun hadis yang menyebutkan keutamaan shalat Raghaib di malam Jum’at pertama bulan Rajab adalah hadis dusta, bathil, dan tidak shahih. Shalat Raghaib adalah bid’ah menurut mayoritas ulama.” (Lathaiful Ma’arif, hal. 213). Lantas apa saja amalan yang bisa diamalkan di bulan-bulan haram seperti bulan Rajab? Berikut ini beberapa hal yang perlu menjadi perhatian kita terkait dengan amalan yang dilakukan di bulan Rajab.
BALASAN BERLIPAT UNTUK AMAL SALEH DAN DOA Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma mengatakan bahwa Allah menjadikan mereka bulan-bulan yang suci dan kesuciannya begitu diagungkan, dan menjadikan dosa di dalamnya juga besar, sebagaimana pula Dia menjadikan amal saleh dan balasannya lebih besar[1]. Allah Ta’ala berfirman,
”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At Taubah: 36)
Seperti yang dinyatakan dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat di atas, pada bulan haram, umat Islam dilarang menganiaya diri sendiri. Maksudnya janganlah kamu menganiaya dirimu dengan mengerjakan perbuatan yang dilarang atau melakukan maksiat pada bulan itu karena dosanya lebih besar. Termasuk menganiaya diri adalah melanggar kehormatan bulan itu dengan mengadakan peperangan.
PUASA SUNNAH BULAN RAJAB Jika seseorang melaksanakan puasa di bulan Rajab dengan niat puasa sunnah di bulan-bulan haram maka ini dibolehkan, bahkan dianjurkan. Diriwayatkan bahwa beberapa ulama salaf berpuasa di semua bulan haram, di antaranya adalah Ibnu Umar, Hasan Al Bashri, dan Abu Ishaq As Subai’i.
Mengingat sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad, Abu Daud, Al Baihaqi dan yang lainnya, bahwa suatu ketika datang seseorang dari suku Al Bahili menghadap Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia meminta diajari berpuasa. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menasehatkan: “Puasalah sehari tiap bulan.” Orang ini mengatakan: “Saya masih kuat, tambahkanlah!” “Dua hari setiap bulan”. Orang ini mengatakan: “Saya masih kuat, tambahkanlah!” “Tiga hari setiap bulan.” orang ini tetap meminta untuk ditambahi. Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Puasalah di bulan haram dan berbukalah (setelah selesai bulan haram).”
MENGKHUSUSKAN UMRAH DI BULAN RAJAB Diriwayatkan bahwa Ibnu Umar pernah mengatakan, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan umrah di bulan Rajab. Kemudian ucapan beliau ini diingkari Aisyah dan beliau diam saja. (HR. Al Bukhari & Muslim).
Umar bin Khatab dan beberapa sahabat lainnya menganjurkan umrah di bulan Rajab. Ibnu Sirin menyatakan bahwa para sahabat melakukan umrah di bulan Rajab karena rangkaian haji dan umrah yang paling bagus adalah melaksanakan haji dalam satu perjalanan sendiri dan melaksanakan umrah dalam satu perjalanan yang lain, selain di bulan haji. (Al Bida’ Al Hauliyah, hal 119)
Dari penjelasan Ibnu Rajab menunjukkan bahwa melakukan umrah di bulan Rajab hukumnya dianjurkan. Beliau berdalil dengan anjuran Umar bin Khatab untuk melakukan umrah di bulan Rajab dan dipraktikkan oleh A’isyah dan Ibnu Umar. Diriwayatkan Al Baihaqi, dari Sa’id bin Al Musayib, bahwa A’isyah Radhiallahu ‘anha melakukan umrah di akhir bulan Dzulhijjah, berangkat dari Juhfah, beliau berumrah bulan Rajab berangkat dari Madinah, dan beliau memulai Madinah, namun beliau mulai mengikrarkan ihramnya dari Dzul Hulaifah. (HR. Al Baihaqi dengan sanad hasan)
Namun, ada sebagian ulama yang menganggap umrah di bulan Rajab tidak dianjurkan karena tidak ada dalil khusus terkait umrah bulan Rajab. Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh mengatakan, bahwa para ulama mengingkari sikap mengkhususkan bulan Rajab untuk memperbanyak melaksanakan umrah. (Majmu’ Fatawa Syaikh Muhammad bin Ibrahim, 6/131)
BULAN TERCURAH BANYAK RAHMAT Rajab juga dikenal sebagai ‘Rajab al-Asabb’ atau ‘Rajab yang Melimpah’. Ini karena Allah mencurahkan banyak berkah dan nikmat-Nya di bulan ini, serta rahmat-Nya yang melimpah. Rajab juga dikenal sebagai Bulan Tawbah (pertobatan) dan Bulan Istighfar (memohon ampun).
BULAN MEMOHON AMPUN Para ulama mengatakan bahwa Rajab adalah bulan untuk memohon ampun, Sya’ban adalah bulan untuk mendoakan Nabi Muhammad SAW, dan Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an. Di bulan Rajab, Allah membebaskan manusia dari neraka setiap jamnya. Rajab adalah bulan yang sangat baik untuk bertobat. Sebesar apapun dosa yang dilakukan jika bertaubat dengan ikhlas, maka insya Allah tobat akan diterima.
Demikian pembahasan mengenai amalan di bulan Rajab dan beberapa amalan yang tidak dianjurkan dilakukan di bulan Rajab. Semoga Allah Ta’ala senantiasa memberikan hidayah kepada kita dan menuntun kita ke jalan kebenaran agar tidak keliru dalam melaksanakan amalan kebaikan
Bimbel Siang di Yayasan Miraj MuliaTahfidz bersama di Yayasan Miraj Mulia
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَجْتَهِدُ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مَا لاَ يَجْتَهِدُ فِى غَيْرِهِ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya.” [HR. Muslim, no. 1175]
Alhamdulillah, kita masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT., untuk menikmati 10 hari akhir Ramadhan di tahun 1443 Hijriyah.
Semoga kita termasuk ummat Rasulullah SAW., yang meraih predikat taqwa atas ibadah kita di bulan Ramadhan tahun ini, Aamiin.
Di hari ini, Sabtu 23 April 2022, Yayasan Mi’raj Mulia mendapat kehormatan, dihadiri oleh jajaran Pemda Bogor, khususnya para pemegang amanah di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kehadiran dari rombongan yang insyaAllah insan mulia di hadapan Allah ini, dalam agenda penyerahan bingkisan dan paket kepada anak-anak binaan Yayasan Mi’raj Mulia, yang disambut langsung oleh Ketua Yayasan Mi’raj Mulia, Ustadz Tatang Sunardi, S.Pd.I.
Kami dari segenap pengurus Yayasan Mi’raj Mulia, mewakili adik-adik yatim binaan Yayasan Mi’raj Mulia menyampaikan terimakasih yang setulus-tulusnya, semoga menjadi washilah sinergitas antara civitas Yayasan Mi’raj Mulia dengan para Stakeholder di Kabupaten Bogor, sehingga dapat menjadi jembatan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya anak-anak generasi masa depan Negara kita tercinta.
Semoga Allah senantiasa memberikan ridhoNya untuk kita semua dalam membangun peradaban dan semangat persatuan bangsa yang berakhlaqul karimah.
Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. [QS. Al-Baqarah (2): 25]
Dilansir dari postserang.com, Emliswandi sebagai ketua Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kabupaten Bogor, menyampaikan rasa syukur bahwa pokja wartawan tepatnya pada peringatan Hari Pers Nasional kali ini bisa berbagi rejeki kepada anak anak yatim yang ada di Yayasan Mi’raj Mulia, Rabu 9 Februari 2022.
Pokja Wartawan Kabupaten Bogor di Yayasan Miraj Mulia
Ketua Yayasan Mi’raj Mulia, Ustadz Tatang Sunardi, S.Pd.I., mengucapkan terimakasih kepada para insan pers Pokja Wartawan Kabupaten Bogor, yang telah berkunjung dan berbagi dengan yatim binaan Yayasan Mi’raj Mulia.
Seraya mendo’a, semoga para sahabat dermawan, dapat istiqomah di lingkup pekerjaan untuk menghasilkan karya-karya jurnalistik sebagai pencerah masyarakat dan dijaga ketulusan kasih sayang terhadap anak yatim, serta diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengahadapi kompetisi dengan platform digital asing yang sudah mulai memasuki ekosistem industri pers seperti sekarang ini.
Semoga apapun yang kita perbuat di saat sekarang ini, menjadi sumber keberkahan di hari kemudian.
Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kabupaten BogorKelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kabupaten Bogor Do’a Bersama di Yayasan Mi’raj MuliaSimbolis penyerahan sembako dari Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kabupaten BogorSimbolis penyerahan santunan yatim dari Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kabupaten Bogor
Dengan Asma Allah yang Maha Kasih dan Maha Penyayang, di hari yang insyaAllah mubarok ini, Keluarga Bapak Rony Hendropriyono, ABC Global Investment kembali hadir ke Asrama Insan Cendekia Yayasan Mi’raj Mulia, Harapanjaya – Cibinong – Bogor, Rabu, 29 Desember 2021.
Keluarga Bapak Rony Hendropriyono, ABC Global Investment kembali hadir ke Asrama Insan Cendekia Yayasan Mi’raj Mulia
Kami dari pengurus yayasan Mi’raj Mulia merasa bahagia atas kehadiran dan kehangatan tali kasih yang terjalin utamanya kasih sayang Bapak Rony dan Ibu Devi terhadap adik-adik yatim binaan kami. Semoga dengan terjalinnya silaturrahim menjadi sarana untuk kita semua meningkatkan kualitas iman dan taqwa kepada Allah SWT., untuk bekal kelak di hari perhitungan.
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa,” [QS. Al-Maidah (5) : 2]
Maha benar Allah dengan segala firmanNya.
Semoga keluarga Bapak Rony Hendropriyono dan Ibu Devi Tri Asmarasari serta ABC Global Investment diberikan keberkahan dan kemudahan dalam segala hal. Aamiin, yaa Robbal ‘aalamiin.
Puji syukur kepada Allah, yang senantiasa memberikan kebahagiaan untuk yatim binaan Yayasan Mi’raj Mulia. Kali ini sumber kebahagiaan mereka datang pula melalui perantara PT Freeport Indonesia.
Diwartakan, PT Freeport Indonesia dalam bulan Ramadhan 1442 Hijriah ini memberikan perhatian dengan mengadakan kegiatan ‘berbagi bersama 1.000 anak yatim dan dhuafa 2021’ yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek).
Presiden Direktur PTFI Tony Wenas yang dihubungi dari Timika, Minggu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan.
Tony menyebut sebagai perusahaan maka PTFI memiliki nilai-nilai SINCERE, dimana terdiri dari Safety (keselamatan), Integrity (integritas), Commitment (komitmen), Respect (saling menghargai), dan Excellence (keunggulan).
Sekitar 1.000 anak yatim dan dhuafa dari 15 yayasan menerima bantuan berupa alat sekolah, perlengkapan shalat, botol thumbler, makanan ringan, masker, paket sembako dan uang saku untuk masing-masing anak.
Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.
[QS. Saba (34) : 39]
Bersyukur, atas karunia Allah SWT., kita selalu dalam limpahan nikmat Iman dan Islam. Semoga selalu tercurah anugerah keselamatan dan kesehatan untuk kita semua.
Kamis 10 September 2020, Yayasan Mi’raj Mulia menerima hibah barang dari Dirjen Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, secara simbolis diserahkan oleh beliau Bapak Dr. Andin Hardiyanto, MA., dengan didampingi oleh Ibu Regina Maria Wiwieng Handayaningsih, S.H., diterima oleh Ketua Yayasan Mi’raj Mulia ustadz Muhammad Nur Faqih, S.Pd.I.
Ketua Yayasan Mi’raj Mulia berharap dengan adanya hibah dari Negara Kesatuan RI melalui DJP tersebut dapat menjadi penyemangat untuk selalu berbuat kebaikan untuk sesama, utamanya utk anak-anak yatim binaan.
“Terimakasih atas kepercayaannya dari pemerintah untuk kami, semoga dengan keberkahan kali ini dapat kita jadikan motivasi bagi seluruh pengurus Yayasan Mi’raj Mulia. Khoirunnas Anfa’uhum Linnas. Alhamdulillah.”
Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.
[QS. Al-Isra’ (17) :7]
STIE Dewantara mengadakan event Bakti Sosial dengan anak-anak yatim binaan Yayasan Mi’raj Mulia, Ahad (04/08/2019), dari jam 09.10 WIB sampai dengan jam 15.08 WIB.
mirajmulia.com – Bakti Sosial STIE Dewantara | Acara Pembukaan
Acara diselenggarakan oleh pihak STIE Dewantara berjalan dengan penuh keceriaan dan antusias dari 50 anak-anak yatim binaan Mi’raj Mulia, mulai dari pembukaan acara, penyuluhan kesehatan, perlombaan dan beberapa games interaktif. Terlebih dalam sesi penutup ada bintang tamu dari Lada Band.
Kegiatan yang sudah diadakan sejak dua tahun lalu, diadakan oleh pihak Kampus STIE Dewantara untuk melatih para mahasiswa untuk praktek langsung utamanya pada mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, dengan sistem per kelas, yakni kelas eksekutif 29 B dan C.
Dengan persiapan yang terbilang singkat, namun kegiatan bakti sosial tersebut berlangsung dan berjalan secara sistematis, tertib dan terkoordikasi oleh para mahasiswa yang menjadi panitia. Pengkaderan dan pembinaan dari dosen STIE Dewantara terhadap para mahasiswanya untuk terjun secara langsung di dalam lingkup masyarakat terbilang proffesional dan dan tepat sasaran.
Kami dari pengurus Yayasan Mi’raj Mulia menyampaikan terimakasih atas support, kunjungan dan peran aktifnya dalam memberikan perhatian terhadap adik-adik yatim binaan kami, dengan penuh harap semoga silaturrahim dapat selalu terjalin, baik di dunia sampai kelak di kehidupan selanjutnya yang kekal selama-lamanya.
Do’a kami, semoga STIE menjadi salah satu sekolah tinggi yang prioritas di kalangan masyarakat dengan hasil didikan para mahasiswanya yang cekatan, dan bermanfaat untuk masyarakat, sebagaimana harapan dari pihak kampus agar mereka menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Aamiin…
Dokumentasi Kegiatan:
mirajmulia.com – Bakti Sosial STIE Dewantara Tamu Undangan, Pengurus Yayasan, Dosen & Mahasiwa STIE Dewantara
mirajmulia.com – Bakti Sosial STIE Dewantara | Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an
mirajmulia.com – Bakti Sosial STIE Dewantara | Dzikir Bersama
mirajmulia.com – Bakti Sosial STIE Dewantara | Ketua Panitia
mirajmulia.com – Bakti Sosial STIE Dewantara | Sambutan Dosen Pembimbing
mirajmulia.com – Bakti Sosial STIE Dewantara | Sambutan Dosen Perwakilan Kampus
mirajmulia.com – Bakti Sosial STIE Dewantara | Sambutan Ketua Yayasan Mi’raj Mulia
mirajmulia.com – Bakti Sosial STIE Dewantara | Sambutan Ketua RT. 003
mirajmulia.com – Bakti Sosial STIE Dewantara | Sambutan Ketua RW.004
mirajmulia.com – Bakti Sosial STIE Dewantara | Penyuluhan Kesehatan oleh Mahasiswi
mirajmulia.com – Bakti Sosial STIE Dewantara | Do’a
mirajmulia.com – Bakti Sosial STIE Dewantara | Penyerahan Santunan
mirajmulia.com – Bakti Sosial STIE Dewantara | Foto Bersama Yatim Binaan Mi’raj Mulia
mirajmulia.com – Bakti Sosial STIE Dewantara | Foto Bersama (Pengurus Yayasan Mi’raj Mulia, Dosen & Mahasiswa STIE Dewantara)
mirajmulia.com – Bakti Sosial STIE Dewantara | Sponsor Kegiatan
“Impian Akan Menumbuhkan Semangat, Bersyukur Akan Menumbuhkan Kebahagiaan”