Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (28 Oktober) dan Hari Santri Nasional (22 Oktober), Yayasan Miraj Mulia kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dan dunia pendidikan agama melalui kegiatan Bakti Sosial dan Wakaf Al-Qur’an.
Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Hidayatul Fallah dan Majlis Ta’lim Darul Taqwa, dengan tujuan mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di kalangan masyarakat.



Semangat Pemuda dan Keteladanan Santri
Momentum Hari Sumpah Pemuda dan Hari Santri menjadi pengingat pentingnya peran generasi muda dan para santri dalam membangun bangsa. Bapak Wartono, SP.d., CPLA – Ketua Yayasan Miraj Mulia , dalam sambutannya menyampaikan bahwa semangat perjuangan pemuda dan santri harus dihidupkan kembali melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi sesama.
“Kita ingin nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan kepedulian yang diwariskan para pemuda dan santri terdahulu terus hidup di hati generasi sekarang. Salah satunya dengan berbagi ilmu dan Al-Qur’an kepada mereka yang membutuhkan,” ujar beliau.
Penyerahan Wakaf Al-Qur’an dan Santunan
Dalam kegiatan tersebut, Yayasan Miraj Mulia menyerahkan wakaf Al-Qur’an untuk santri dan jamaah di dua lokasi kegiatan, disertai dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa binaan pondok pesantren dan majlis ta’lim.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Para penerima terlihat gembira dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Selain penyerahan wakaf, juga diisi dengan games keagamaan, doa bersama, dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

Kepedulian untuk Anak Disabilitas dan Down Syndrome
Selain fokus membantu anak yatim dan dhuafa, Yayasan Miraj Mulia juga aktif memberikan perhatian khusus kepada anak-anak dengan kebutuhan khusus, termasuk disabilitas dan down syndrome.
Yayasan ini secara berkala melakukan kegiatan sosial berupa pemberian alat bantu belajar, terapi ringan, serta dukungan psikologis dan spiritual bagi anak-anak istimewa tersebut.


Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen yayasan dalam memastikan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, berhak mendapatkan kasih sayang, pendidikan, dan kesempatan untuk tumbuh bahagia.
Melalui berbagai program sosialnya, Yayasan Miraj Mulia ingin menciptakan lingkungan yang inklusif dan penuh empati bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menebar Kebaikan dan Harapan
Melalui kegiatan ini, Yayasan Miraj Mulia berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbuat kebaikan dan mendukung kegiatan sosial keagamaan. Kegiatan wakaf Al-Qur’an ini diharapkan dapat menjadi amal jariyah bagi para donatur serta membawa manfaat berkelanjutan bagi para santri dan jamaah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menebar kebaikan. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” tambah perwakilan yayasan.
Penutup
Dengan semangat Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda, Yayasan Miraj Mulia terus berkomitmen untuk menjadi wadah kepedulian sosial yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, pendidikan, dan keagamaan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemuda, santri, dan masyarakat, termasuk dukungan kepada anak-anak disabilitas dan down syndrome, dapat menciptakan perubahan positif yang membawa keberkahan bagi banyak orang.





























